Bebekku Dicuri Kucing

Jumat 5 Juni 2009. Malam.

Aku beli bebek Ruby di daerah Mal Metropolitan Bekasi. Satu porsinya seharga Rp. 21 ribu. Pasti rasanya ladziz dan nyaman dimulut. Slurrpp..

Sampe rumah kubuka bungkusan bebek bakar itu. Waaahh.. it’s look nyummy.. dilengkapi dengan sambel hijau dan sambal goreng merah, hhsssss….. bikin ngeces. Apalagi sekarang udah jam 21.30, aku laper berat. Perjalanan dari Cengkareng ke Bekasi membuat perutku kelojotan minta dimasukin sesuatu.

Kutinggalkan meja makan sebentar. Aku kekamar mandi, cuci tangan. Lalu kembali ke meja makan, dan….

Siiiingg……

Diatas piring nasiku kok cuma ada nasi? Perasaan bebek bakarnya udah kuletakkan diatas piring itu, tapi kok nggak ada ya?

Aku celingukan, lalu kutemukan sedikit serpihan hitam dilantai, menuju ke arah tangga. Dan…

kucingku garong

kucingku garong

Kulihat kucingku menatapku sambil menggigit bebek bakar yang harusnya kusantap dengan damai sentosa malam ini. Dengan langkah penuh percaya diri dia melarikan diri ke atas genteng. Kucoba kejar kucing dari neraka itu, tapi apa daya… Hosh hosh…

Aku mengalah. Pasrah. Mau nangis. Terpaksa bikin indomie malam ini.

Hikss..hikss..

Advertisements

2 Responses to Bebekku Dicuri Kucing

  1. tforce2009 says:

    udah bakar aja tu kucing.
    sebagai pengganti bebek panggang,,,!!!!!!!
    http://tforce2009.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: