Mumet in Terminal 2 Airport

ini terminal 2 yoo...

ini terminal 2 yoo...

Bersama seorang rekan kantor yang sudah setengah generasi diatas saya, pada siang hari bolong ini jalan-jalan muter-muter di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Bukan dalam rangka mau bepergian keluar kota, apalagi keluar negeri. Bukan pula karena urusan kantor. Tapi menemani rekan saya, Pak Atang mencari ATM, dan ATM yang dicari ada beberapa, yaitu BII, Bukopin, BCA. Untuk keperluan apa aku ra reti, judule aku gur dikongkon nemenin wae. Itung-itung nemenin wong tuwo entuk pahala. Amiiin..

Masuk dari gate terminal 2D langsung disembur AC dingin. Nyoosshh…

Terlihat tidak begitu banyak orang berlalu-lalang di terminal 2 ini, suasana sangat berbeda dengan terminal 1 yang mengingatkan saya dengan terminal Pulo Gadung, rame, sesak, tidak teratur, dan kumuh.

ATM BCA ditemukan setelah naik ke lantai 2 terminal 2E.

bule kok mbambung, kere, agek mumet kethoke

bule kok mbambung, kere, agek mumet kethoke

Tapi, oh my god..!!

Mungkin aku norak, atau karena jarang-jarang nemuin. Aku menemukan seorang pria asing bule tidur tergeletak dengan nyamannya di lantai tanpa alas sama sekali. Dia tidur tidak jauh dari booth ATM BCA. Dengan beralaskan lantai dan mepet tembok dia tidur dengan cueknya. Setelan apparel celana pendek krem, kaos singlet putih (kalo kata orang Indonesia: kaos dalem), sepertinya dia merasa suhu di Indonesia sangatlah panas. Padahal sih di terminal 2 ini adem lho, buat gue sih.

Sepertinya backpacker yang satu ini abis pulang keliling Indonesia. Dilihat dari jumlah bawaannya yang lumayan banyak untuk ukuran seorang backpacker.

Tak lama kemudian ada segerombolan Polisi Republik Indonesia melintas melewati saya. Sepertinya habis makan siang. Terlihat dari gayanya yang ngorek-ngorek gigi pake tusuk gigi. Mereka, polisi-polisi itu, ngeliatin si bule lagi pules tiduran dipinggir jalan, tapi mereka cuek aja, nggak bergeming.

Hehehe… coba kalo yang tiduran disitu orang kita (lokal), pasti udah diusir tuh.

Lalu aku dan Pak Atang meninggalkan terminal 2E menuju 2F. Nah, disinilah tempatnya maskapai kebanggan bangsa dan nusantara, Garuda Indonesia.

Terminal 2 F cak!

Terminal 2 F cak!

Berbeda dengan ditempat lain. Disini terdengar sayup-sayup suara gamelan. Nuansa khas Indonesianya sangat terasa. Terdapat pula ornamen-ornamen fasilitas umum bandara yang diukir dengan ukiran khas Indonesia, mulai dari kursi tunggu sampai booth telepon umum. Mulai dari meeting point, sampai pintu keluar. Semuanya penuh ukiran.

Hufff… akhirnya selesai juga jalan-jalannya wong ndeso bin katrok binti dusun keliling terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Next time akan ada liputan tentang terminal 3 yang baru dibuka beberapa saat yang lalu.

nb:

Sangat sulit menemukan wifi area di terminal 2. hanya ada dibeberapa tempat makan, dan itupun minta WEP key. Hikksss… jauh dari kata modern, apalagi canggih :,(

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: